Kericuhan Antar Suporter di Laga Liga Prancis

Penggemar laga Liga Prancis dikejutkan dengan berita kerusuhan antar suporter yang terjadi pada pertandingan hari Minggu lalu.

Pada hari Minggu (16/04) lalu laga Liga Prancis mengalami kerusuhan yang mengakibatkan pertandingan ditunda. Pertandingan yang berlangsung pada pekan ke-33 liga utama Prancis tersebut mempertemukan Olympique Lyon dan Bastia. Dua tim papan atas Prancis tersebut pun terpaksa menghentikan pertandingan akibat insiden tersebut. Sesungguhnya laga antara dua tim tersebut sudah berlangsung satu babal atau sekitar 45 menit. Saat itu belum ada satu pun pemain kedua tim yang berhasil membobol gawang lawan sehingga kedudukan masih seri 0-0. Kemudian insiden yang mencoreng ketenangan Liga Prancis itu pun terjadi.

Kericuhan pada laga Liga Prancis tersebut terjadi setelah Amaury Delerue, wasit pada pertandingan meniup peluit yang menandakan selesainya waktu babak pertama. Para pemain kedua timĀ agen bola pun masuk ke ruang ganti untuk beristirahat. Saat Anthony Lopes, kiper Lyon, tengah bersiap untuk pemanasan, beberapa suporter menendang bola ke arahnya. Tindakah ini jelas terlihat oleh para suporter Lyon yang langsung terpicu emosi. Seluruh suporter tersebut pun kontan saja menunjukkan kemarahan atas tindakan yang dapat membahayakan Lopes tersebut. Tidak hanya para suporter, para pemain Lyon pun juga menunjukkan kemarahan.

Laga Liga Prancis Ini Sudah Ricuh Sedari Awal

Sebenarnya akar kerusuhan yang terjadi di tengah laga liga Prancis ini sudah berlangsung sebelum pertandingan dimulai. Saat para pemain Lyon tengah melakukan pemanasan awal, suporter tim lawan terus-menerus memberikan serangan. Provokasi ini pun membuat para pemain Lyon terpancing emosi dan enggan menjalani pertandingan hari itu. Hal ini mengakibatkan pertandingan ini sempat tertunda selama 55 menit. Namun pada akhirnya mereka bersedia untuk meneruskan pertandingan. Sayangnya provokasi terus terjadi sampai terjadilah insiden Anthony Lopes tersebut.

Memphis Depay pun sempat membela kawan setimnya tersebut dengan mencoba mengusir para suporter Bastia yang melakukan provokasi. Akan tetapi, kerusuhan antar suporter pun sudah tidak dapat dibendung lagi. Kericuhan laga liga Prancis ini sempat membuat pihak pemerintah Corsisa mengkhawatirkan keselamatan para pemain Lyon. Awalnya para pemain dan staf Lyon sempat diamankan di kamar ganti. Setelah itu sempat ada upaya untuk membawa mereka meninggalkan stadion menggunakan bus. Tetapi karena tidak ada yang bisa memberikan jaminan untuk keselematan dan keamanan para pemain dan staf, mereka pun kembali dibawa ke kamar ganti.

Tak Hanya Dalam Laga Liga Prancis, Juga Saat Melawan Tim Turki

Sebelumnya salah satu tim yang bermain dalam laga Liga Prancis itu yaitu Lyon juga terlibat insiden kala bertanding dengan tim Turki Beksitas. Kali ini keributan itu terjadi di babak perempat-final Champions League. Awalnya kerusuhan terjadi di tribun stadion akibat dua kubu suporter tersebut berselisih. Banyak suporter yang kemudian terpaksa berlarian ke lapangan hijau untuk menyelatkan diri. Apalagi suporter yang semakin memanas pun saling melemparkan proyektil dan kembang api. Dari tayangan ulang memang terlihat bagaimana suporter yang kacau melarikan diri kesana kemari agar tidak terkena kembang api.

Seperti halnya laga Liga Prancis antara Lyon dan Bastia, pertandingan antara Lyon dengan tim asal Turki ini pun juga mengalami penundaan pertandingan. Nampaknya pihak keamanan stadion mampu menetralisir suasana sehingga penundaan tidak harus berlangsung lama. Kick-off pertandingan tersebut pun dimulai setelah 50 menit berlalu. Berbeda dengan kerusuhan laga Liga Prancis yang sampai berita ini diturunkan belum mendapatkan kepastian tanggal kapan pertandinganĀ togel singapura akan dilangsungkan. Pada laga sebelumnya Lyon mampu unggul 2-1 atas Bastia.